Jun 30, 2018

Takut

Sering terbangun di penghujung malam
Membuat mataku akrab dengan langit-langit kamar
Gelap dan dingin
Gerimis di luar sana terdengar sayup
Namun wajahmu selalu melintas dalam ingatan
Kupejamkan mata
Dan semakin terlihat jelas
Aku takut
Tiba-tiba saja benakku memutar ulang pertengkaran kemarin
Teringat pada luka yang kugoreskan di hatimu
Pada rasa sakit yang kau balut dengan senyuman
Aku kembali teringat pada banyak kealpaan yang kulakukan
Semakin kupejamkan mata
Semakin deras peristiwa itu mengalir dalam kepala
Aku takut jika nanti kesalahan itu akan kau gunakan sebagai alasan untuk pergi
Aku harus bagaimana tanpamu?