Apr 20, 2018

Diam-Diam

Seringkali aku menemukan sekumpulan fotoku di ponselnya dengan berbagai gerakan yang aneh. 
“Untuk apa?” Saat kutanya ia yang sedang melihat layar ponselnya. 
“Entahlah, tapi aku menyukainya.” 
“Bukankah mengajakku berfoto bersama akan jauh lebih baik? Maksudku, menghasilkan foto yang lebih bagus.” 
“Aku senang memperhatikanmu, secara terang-terangan maupun diam-diam. Aku senang melihat apa saja yang kamu lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung.” 
“Lalu apa hubungannya dengan mengambil fotoku diam-diam? Aku nggak mengerti letak estetikanya.” 
“Itu artinya segala sesuatu yang kamu lakukan terlihat menarik di mataku. Asal kamu nggak pergi dan meninggalkanku lagi.” 
Aku terenyuh.