Posts

Showing posts from April, 2016

Jangan Sengaja Pergi Agar Dicari, Jangan Sengaja Lari Agar Dikejar

Di saat kamu merasa sendirian, lalu datang seseorang yang dengan tulus ingin menemanimu, kenapa kamu justru mengabaikannya? Kamu ingin tahu bagaimana rasanya diabaikan? Coba bayangkan bagaimana rasanya mengejar seseorang yang begitu kamu cintai, lalu ia mengabaikanmu. Sakit, bukan? Apa kamu sanggup merasakannya sendirian? Kita tidak pernah tahu sebesar dan sedalam apa perasaan orang-orang yang mencintai kita. Karena toh, kita sendiri pun tidak akan pernah mengungkapkan secara langsung seberapa utuh perasaan kita pada orang yang kita cintai. Tapi terkadang, ego menyisip, membentuk sepercik rasa “gengsi” untuk mengakui bahwa kita mencintainya. Di saat kamu merasa membutuhkan bahu untuk bersandar atau bahkan sebuah pelukan hangat yang bisa sedikit mengurangi beban dan meredakan tangismu, lalu datang seseorang yang dengan sukarela menawarkannya padamu, akankah kamu terus menolaknya hanya karena perasaanmu yang tidak sepenuhnya ditujukan pada orang tersebut? Mengejar yang lari, mencari ya…

Shadow

You walk into the room so perfect but unaware Making me stop and stare Every time I heard she broke your heart Can I just fix you girl? Show you a different world? I'll take you anywhere, I'll put you on a throne I'll lay down my heart, I swear And I'll make sure that you'll never be alone Only my shadow knows how I feel about you Only my shadow goes where I dream of you and me Should I go or wait? Is it too soon, too late? Only my shadow knows I've been loving you so long and now that I got the chance, I see you need to dance on your own So I'll wait another day, maybe another year I'm gonna be right here I wish I could say all these words All these things that your heart never heard, but I saw the pain in your eyes and it sealed my lips

Kini Saya Mengerti

Jika jeda ini dianggap sebagai perpisahan yang kejam, izinkan saya untuk mencintaimu diam-diam.
Jika memang tak lagi ada keinginanmu untuk menunggu dan memperjuangkan kita, izinkan rasa ini tetap tersimpan.
Kita bukan lagi dua anak manusia yang masih awam perihal cinta dan patah hati.
Kita adalah dua sosok yang tengah beranjak dewasa lewat banyak kealpaan juga kesalahan.
Seharusnya, semua itu mampu mendewasakan bukan malah menjauhkan.
Jika memang tak lagi tersisa ruang di hatimu untuk mempersiapkan masa depan kita, izinkan saya untuk tetap menggenggamnya.
Karena saat ini, kamu tiba-tiba saja menghilang.
Seolah sengaja menutup diri dengan benteng yang tidak dapat saya raih.
Dinding penghalang itu tampaknya mulai kokoh menunjukkan keangkuhannya.
Kamu berdiri di baliknya, berselimut kabut tebal sehingga sulit untuk tertangkap oleh kedua mata saya.
Saya ini apalah?
Hanya seorang anak manusia yang berusaha memperbaiki diri, berjuang menjadi calon ibu terbaik bagi anak-anaknya kelak, juga …

Hati Telah Memilih

Ini bukan perpisahan, percayalah, kita tak pernah berpisah.
Sekalipun tiada lagi saling menyapa, sekalipun bibir tertutup rapat saat mata saling memandang, sekalipun pesan singkat di awal hari tak lagi ada, sekalipun jemari kita terasa ngilu untuk bertautan, percayalah, hati telah memilih.
Dan itu kamu.
Ini bukan perpisahan.
Kita hanya saling membutuhkan jeda.
Kita hanya saling membutuhkan ruang dan waktu untuk sejenak berpikir sembari meyakinkan kembali hati.
Kini, tak ada lagi aku dan kamu, karena memang aku dan kamu telah berubah menjadi kita.
Kini, yang ada memang hanyalah kita, bersama sejuta cerita tentang masa yang pernah dilewati bersama.
Empat bulan yang berlalu rasanya sudah cukup meyakinkan bahwa hati telah memilih... dan itu kamu.
Saya tentu sudah pernah bercerita tentang kisah cinta salah seorang penulis kesukaan saya, Azhar Nurun Ala.
Kamu tentu sudah mendengarnya langsung dari bibir saya, tentang bagaimana perjuangan mereka selama bertahun-tahun hingga akhirnya dapat…

Di Dalam Hatimu, Kutemukan Rumah Yang Nyaman

Rumah... tempatku tumbuh mengenal kedewasaan. Rumah... kehangatan di tengah kepenatan yang kerap datang. Rumah... tempatku menemukan rasa nyaman yang tidak pernah lelah memanggil-manggilku pulang. Namun jangan salah. Rumahku tidak hanya satu, tidak hanya bangunan dengan lantai dan atap milik ayah dan ibuku. Setelah bertahun-tahun, aku telah menemukan rumah baru —tepat di jantung hatimu. Ia indah dan selalu tabah. Ia gagah, siap dan sigap melindungiku. Maukah kamu percaya itu? Kita saling mencari di antara kerumunan manusia lainnya. Tanpa peringatan, kita bersua. Pertemuan kita di masa silam memang tidak pernah diduga sebelumnya. Kita yang awalnya hanya sekedar menghabiskan waktu melakukan rutinitas pekerjaan di gedung yang sama tidak pernah tahu bahwa nantinya Sang Pencipta akan meramu aku dan kamu menjadi kita. Aku dan kamu adalah pekerja dari divisi berbeda yang selalu berjumpa di tempat yang sama, dari pagi hingga senja. Kesibukan akan pekerjaan masing-masing membuat kita berjibak…

Aku Ingin Terbangun Di Sampingmu

Aku ingin terbangun di sampingmu, dengan wajah polos tanpa riasan, memandang wajahmu setiap pertama kali membuka mata. Aku ingin terbangun di sampingmu, merasakan hangat peluk itu di setiap pagi, seraya bersyukur kita masih dapat menikmatinya sekali lagi. Aku ingin terbangun di sampingmu, menikmati suara demi suara sapaan lembut yang mengalir dari bibirmu. Aku ingin terbangun di sampingmu, sembari mempererat rengkuh tanpa takut berselimut dosa karena kita telah menghalalkannya sebelum itu. Aku ingin terbangun di sampingmu, bermalas-malasan menghabiskan akhir pekan, juga berbagi ranjang. Rasanya tak ingin beranjak. Mengingat kembali bagaimana lelahnya hari yang pernah kita lewati pada tempat berbeda. Mengingat bagaimana usaha kita saling membentengi hati selama ini hingga mampu merayakan buah dari kesabaran bersama. Berjuang memantaskan diri sampai tiba akhirnya kita bisa bermuara pada titik yang sama.  Aku mungkin bisa saja terus hidup mandiri, melakukan apapun yang ku mau sendirian. …

Filosofi Kopi (3)

Kesempurnaan secangkir kopi didasari pada rasa pahit dan keasaman kopinya. Kesempurnaan hidup didasari pada pahitnya pengalaman dan asamnya kehidupan.