Kita?

Kita mungkin hanya belum saling mengenal.
Sehingga dinginku terasa menggigilkan hatimu.
Sehingga sibukmu terasa menyesakkan napasku.
Kita mungkin hanya belum mampu saling memahami.
Sehingga rindumu, kuanggap hanya sekadar canda.
Sehingga rinduku, tak kau hiraukan.
Kita mungkin hanya saling menyembunyikan perasaan.
Sehingga kasihmu kuanggap biasa.
Sehingga sayangku, kau terima dengan nada biasa.
Dan kita mungkin hanya masih terlalu takut untuk mencoba kembali.
Sehingga kau anggap kedekatan kita hanya lelucon belaka.
Sehingga kuanggap kau hanya akan sekadar singgah.
Atau kita mungkin sebenarnya saling merasa?
Sehingga rindu dan sayang itu pun tumbuh tapi kita tetap berkeras menolaknya.
Pertanyaanku adalah, siapakah kita?
Apa kau dan aku memang sudah menjadi kita?
Apa kau dan aku sudah layak disebut sebagai kita?
Kita?
Sampai kapan akan terus menjadi kita?

Comments