September 9, 2015

Fly To The Sky

Bertemu denganmu tidak pernah ada dalam agendaku.
Begitu pula denganmu, tak terbesit namaku dalam hari-harimu.
Tetapi siapa yang menyangka, ujung benang merah milikmu ternyata tersangkut di kelingkingku.
Saat pertama kali bertemu, tak ada yang asing.
Kau seperti dikirimkan dari masa lalu, seperti seseorang yang memang seharusnya menghuni ruang hatiku.
Namun tak ada dari kita yang menyadarinya.
Sampai aku bergerak menjauh, dan kau berbalik menghilang.
Padahal, rinai tawamu kusimpan, dan selalu kujaga dengan rindu menderu.
Diam-diam, aku membisikkan harap, kapan kita akan bertemu lagi?
Bukankah sudah diikat-Nya ujung benang merahmu di kelingkingku?
Jadi, aku percaya kau akan menemukanku.
Menggenapkan rindu yang separuh.


No comments: