August 24, 2015

Hijrah Itu... Lillahi Ta'ala

Selamat pagi. Selamat awal pekan. Selamat bertemu kembali, Senin. Barakallahu.
Seperti biasa, ku awali hari dengan penuh semangat sambil mengucap syukur masih bisa menghirup udara segar pagi ini.
Tapi, ada sesuatu yang sedikit berbeda.
Menjelang pergenapan usia menjadi 19 tahun di dua hari yang akan datang, tiba-tiba saja seorang teman mengirim pesan singkat.
“Aku boleh minta tolong? Mulai sekarang, tolong ingatkan aku untuk sholat Dhuha, puasa sunnah Senin dan Kamis. Kalau bisa, ingatkan aku juga untuk sholat tahajud.”
Subhanallah. Ada gerangan apa?
“Aku udah terlalu rusak. Tolong bantu aku berubah, tapi jangan bilang siapa-siapa ya.”
Aku mengernyit. Lalu hati kembali memekik, Alhamdulillah.
Allah kembali menunjukkan di hadapanku, bahwa hijrah memang harus diawali dengan niat dari dalam hati kita sendiri. Tanpa paksaan orang lain, tanpa permintaan dari luar.
Sepertinya semesta mendukung habis-habisan niatku untuk berhijrah menjadi lebih baik. Memperbaiki diriku, agamaku, ibadahku. Berusaha menyempurnakan setiap cela yang selama ini menempel pada diri.
Allah menyayangiku, aku tahu itu. Dia menunjukkan lagi dan lagi tanda-tanda kebesaran-Nya.
Mengetuk hatiku yang selama ini beku agar segera benar-benar kembali ke jalan-Nya. Menjadi seorang muslimah seutuhnya. Melaksanakan apa yang sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab sesuai hakikat.

No comments: