July 19, 2014

Selalu Ada Pintu Lain Yang Akan Terbuka

Pernah nggak kamu merasa kalau hidupmu selalu berada dalam zona aman sehingga kamu cenderung tenang lalu menganggap mudah semua hal yang akan kamu hadapi? Pernah nggak kamu merasa kalau hidupmu berada pada sebuah garis datar yang cenderung membosankan dalam gemerlap kesuksesan, kemenangan dan kebahagiaan tanpa pernah berpikir kekalahan dan kegagalan bisa saja sewaktu-waktu menyergap lalu menarikmu jatuh? Pernah nggak kamu berpikir kalau selama ini kamu sudah berada di puncak teratas sehingga nggak perlu takut karena seandainya kamu terjatuh pun kamu nggak akan langsung terjun pada jurang paling dalam? Mari sejenak menafsirkan arti sebuah kata BOSAN. Banyak orang yang mudah mengatakan “bosan” di saat ia sudah terlalu lama berada dalam suatu situasi dan kondisi yang sama. Sama halnya ketika kita berada pada suatu puncak dalam waktu yang cukup lama. Meskipun selalu ada perasaan bahagia dan bangga karena kita menjadi yang nomor satu, tapi perasaan bosan juga selalu muncul di setiap celah bahagia dan bangga itu. Terkadang perasaan bahagia karena selalu menjadi yang nomor satu itu juga membuat kita lupa rasanya kemenangan, membuat kita lupa kalau kita juga pernah merangkak dari bawah, membuat kita lupa bagaimana jerih payah kita memulai semuanya hingga berada di puncak tertinggi itu. Roda kehidupan selalu berputar. Selalu ada saat dimana kita harus terjatuh ketika kita sudah terbiasa berada di atas dan menjadi nomor satu. Selalu ada saat kita harus kalah ketika kita sudah terbiasa dengan sebuah kemenangan. Selalu ada saat kita harus gagal ketika kita sudah terbiasa meraih kesuksesan. Tapi dari segala macam bentuk kekalahan dan kegagalan itu, kita belajar untuk bisa lebih menghargai jerih payah yang sudah kita lakukan demi sebuah pencapaian menjadi nomor satu. Dengan terjatuh, kita bisa lebih mengerti arti sebuah kemenangan. Jadi kenapa harus merasa hancur ketika kita terjatuh? Dengan terjatuh, semangat dan kegigihan kita justru bisa kembali membara. Dengan terjatuh pula kita bisa lebih memahami bagaimana perasaan bahagia dan bangga ketika kita bisa mencapai apa yang kita inginkan dan menjadi nomor satu. Satu hal yang harus kita yakini, ketika Tuhan menutup sebuah pintu untuk kita, maka pintu-pintu lain akan dibukakan oleh-Nya. Kita nggak perlu menghabiskan masa-masa sesudah kekalahan dan kegagalan untuk terus bersedih. Yang harus kita lakukan adalah menyalakan kembali semangat untuk bisa meraih apa yang pernah kita raih sebelumnya. Keep cheer up!

No comments: