Hasil Penelitian Biologi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan & Perkembangan



Kata Pengantar

            Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat kesehatan dan pikiran sehingga Laporan Penelitian Biologi yang berjudul Pengaruh Faktor Eksternal terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman ini dapat terselesaikan dengan sebagaimana mestinya.
            Seperti kita ketahui dari judul di atas, laporan ini tentu saja berisi hasil penelitian beserta beberapa paparan tentang bagaimana pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Banyak masyarakat yang terutama adalah masyarakat awam kurang memahami bagaimana pola pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman, untuk itu kami berusaha memberikan beberapa keterangan yang kiranya perlu kita ketahui bersama.
            Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga laporan ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Kami menyadari bahwa sebagai manusia yang memiliki keterbatasan laporan ini tentu saja tidak luput dari kekurangan, oleh karena itu kontribusi pemikiran pembaca terutama guru pembimbing baik berupa kritik dan saran sangat kami harapkan demi penyempurnaan laporan penelitian berikutnya.
            Semoga laporan ini dapat memberi informasi yang bermanfaat dan pengembangan wawasan beserta peningkatan ilmu pengetahuan kita bersama.




                                                                                                                                                                                                Medan, Oktober 2013
                                                                                                                                                                                                            Penulis






Bab I
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang
            Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran pada mahluk hidup, sedangkan perkembangan adalah proses pendewasaan menuju tingkat kematangan mahluk hidup. Pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup tentu saja dipengaruhi oleh berbagai faktor baik eksternal maupun internal. Faktor eksternal terdiri atas air, cahaya, kelembapan, nutrisi, suhu, oksigen dan pH (tingkat keasaman), sedangkan faktor internal terdiri atas gen dan hormon. Banyak orang yang kurang mengetahui bahwa setiap faktor tersebut mempunyai pengaruh masing-masing terhadap pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Faktor yang paling jarang diketahui ialah kelembapan dan pH, padahal faktor tersebut memiliki banyak pengaruh terutama terhadap tumbuhan. Oleh karena itu pada percobaan kali ini kami akan meneliti apa dan bagaimana pengaruh pH terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

1.2. Rumusan Masalah
a)      Bagaimanakah pengaruh pH terhadap perkecambahan, pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau?
b)     Bagaimanakah perbedaan tanaman kacang hijau yang diletakan pada suasana asam dengan tanaman kacang hijau yang diletakkan pada suasana netral?

1.3. Tujuan
a)      Mengidentifikasi pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman kacang hijau.
b)     Mengidentifikasi pengaruh pH terhadap perkecambahan, pertumbuhan & perkembangan tanaman kacang hijau.

1.4. Manfaat
            Sebagai sumber informasi bagi siapa saja yang belum mengetahui pengaruh pH terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau.
Bab II
Pembahasan

2.1. Tinjauan Pustaka
a.      Teori yang mendukung penelitian
Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah pH. Konsentrasi suatu zat terbagi atas 3 jenis yaitu asma (pH<7), netral (pH=7) dan basa (pH>7).
b.      Hipotesis
Suasana asam (pH<7) memperlambat proses perkecambahan, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

2.2. Metode Penelitian
a.      Alat dan bahan


ü  Tiga buah cawan petri ukuran besar
ü  Gelas ukur
ü  Pipet tetes
ü  Tabung reaksi
ü  Penggaris
ü  Alat tulis
ü  Kertas Label
ü  Biji kacang Hijau
ü  Kapas sebagai media
ü  Air
ü  Asam cuka 5% dan 10%
ü  pH meter untuk mengukur derajat keasaman



1)      Variabel
·         Variabel bebas (variabel yang memengaruhi variabel terikat dengan sengaja dibuat berbeda) : tingkat keasaman.
·         Variabel terikat (variabel yang dipengaruhi variabel bebas) : parameter perkecambahan, pertumbuhan, dan perkembangan.
·         Variabel kontrol (variabel yang dibuat sama untuk semua perlakuan) : faktor-faktor lingkungan misalnya intensitas cahaya, dan jumlah air penyiraman.
2)      Kelompok Perlakuan
·         Kelompok I (kontrol) : tidak diberi asam cuka
·         Kelompok II : diberi asam cuka 5%
·         Kelompok III : diberi asam cuka 10%

b.     Cara pengambilan data
Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan secara langsung dengan melakukan pengukuran setiap hari terhadap proses perkecambahan, pertumbuhan, dan perkembangan tanaman kacang hijau terhitung sejak hari ke-8 sampai hari ke-14 penelitian.

c.       Waktu penelitian
Penelitian dilakukan selama 14 hari sejak 6 September 2013-20 September 2013 Tujuh hari pertama mengamati perkecambahan biji kacang hijau dan tujuh hari berikutnya mengamati pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau.

d.     Cara kerja penelitian
1)      Berilah label pada tiap-tiap cawan petri (label I, II, dan III). Letakkan kapas secukupnya secara merata. Siram kapas dengan larutan sebagai berikut, cawan petri I disiram 10 ml air tanpa dicampur asam cuka, cawan petri II disiram 10 ml larutan cuka 5%, dan cawan petri III disiram 10 ml larutan cuka 10%. Setelah itu, letakkan masing- masing 5 biji kacang hijau diatas kapas pada ketiga cawan petri. Ukur pH media pada setiap cawan petri menggunakan pH meter.
2)      Lakukan penyiraman biji pada cawan petri setiap 7 hari dengan jumlah air yang sama.
3)      Lakukan pengamatan harian selama 7 hari dan parameter yang diamati sebagai berikut.
v  Perkecambahan
v  Pertumbuhan; meliputi tinggi batang, panjang daun, jumlah daun yang muncul.
v  Perkembangan; meliputi warna daun, warna batang, keadaan daun (permukaan rata atau keriting), keadaan batang (kukuh atau roboh), keadaan akar (ujung akar meruncing atau menebal), dan keadaan tumbuhan (hidup/mati).
4)      Catatlah hasil pengamatan Anda selanjutnya dalam bentuk tabel.

2.3. Hasil dan Pembahasan Penelitian
Tabel 1. Perkecambahan Biji Kacang Hijau

Kelompok
Biji Kacang Hijau
Biji Berkecambah pada Hari Ke-
1
2
3
4
5
6
7
I
(air)
1
2
3
4
5






II
(cuka 5%)
1
2
3
4
5


-
-


-
-
-
-


-
-


-
-


-
-


-
-
III
(cuka 10%)
1
2
3
4
5


-
-
-


-
-
-


-
-
-
-
-
-


-
-
-


-
-
-


-
-
-

*Catatan
(-)        :           tidak berkecambah/busuk
(√)       :           berkecambah

Tabel 2. Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Kacang Hijau

Hal yang Diamati
Rata-Rata Panjang Akar, Panjang Batang, dan Jumlah Daun
Kelompok I pada Hari Ke- (cm)
Kelompok II pada Hari Ke- (cm)
Kelompok III pada Hari Ke- (cm)
8   
9   
10
11
12
13
14
8
9
10
11
12
13
14
8
9
10
11
12
13
14
Panjang Akar
5.7

6,0
6,9

7,6
8,8

10
11,2

1,3
2,6

3,5
5

6,7
7,6

8,9
0,7

1,4
2,3

3,9
4,5

5,8
6,2
Panjang Batang
23,3

24,1
25

25,8
26,7

28
28.9

7,8
9,7

10,3
11,5

12,9
13,8

15,1
5,9

6,8
7,7

8,9
10,5
11,4
12,3
Jumlah Daun
2

2
2

2
2

2
2

1
1
2

2
2

2
1

-
-

-
1

1
2

2



































Tabel 3. Perkembangan Tanaman Kacang Hijau


Hal yang Diamati
Deskripsi
Kelompok I
Kelompok II
Kelompok III
Warna daun
Hijau segar
Hijau segar
Hijau pucat
Warna batang
Putih
Putih
Putih
Keadaan daun (rata/keriting)
Rata
Keriting
Keriting
Keadaan batang (kokoh/roboh)
Roboh
Kokoh
Kokoh
Keadaan akar (runcing/tebal)
Runcing
Tebal
Tebal
Keadaan tanaman (hidup/mati)
Hidup
3 hidup,  2 mati
2 hidup, 3 mati


Bab III
Penutup


3.1. Kesimpulan


1) Terdapat perbedaan proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau dalam suasana netral (pH=7) dengan suasana asam (pH<7) mulai dari keadaan akar, batang, hingga daun.


2) Tanaman akan tumbuh dengan baik dan normal jika diletakkan dalam suasana netral, namun menjadi rusak dan tidak normal jika berada dalam suasana asam.


3) Kerusakan yang terjadi pada tanaman yang berada dalam suasana asam adalah waktu perkecambahan yang relatig lambat bahkan ada beberapa biji yang busuk (gagal berkecambah), akar yang tebal namun pendek, serta batang dan daun yang berbintik-bintik hitam.

3.2. Daftar Pustaka
·         Nurhayati, Nunung dkk. 2012. Biologi. Bandung: Sewu.
·         Hidayati, Sri dkk. 2007. Sains Biologi. Jakarta: Bumi Aksara.
·         Kusumawati, Rohana dan Omegawati, Wigati Hadi. 2013. Biologi SMA/MA. Klaten: PT. Intan Pariwara.
·         Sujana, Arman. 2007. Kamus Lengkap Biologi. Jakarta: Mega Aksara.
Referensi Online

Comments