Posts

Showing posts from December, 2013

Yang Kedua, Tanpamu

Aku duduk di sudut Champ de Mars memandangi kerumunan orang yang sedang berkumpul tepat di depan Menara Eiffel. Wajah-wajah itu terlihat begitu bahagia tanpa ada seraut duka pun di sana, teriakan dan tawa mereka begitu terdengar meski pun aku berada jauh dari mereka. Bagaimana mungkin aku merasa asing di tengah para sahabat dan keluargaku sendiri? Bagaimana mungkin aku bisa merasakan dinginnya kesepian di tengah kehangatan canda tawa mereka? Entahlah, namun kenyataannya disinilah aku sekarang, Paris... dan sendirian.
Sebuah kebetulan yang sangat kebetulan aku bertemu mereka disini, Champ de Mars, Paris. Jauh sebelum malam ini tiba, aku sudah berencana akan menghabiskan malam ini seorang diri, bukan berarti dalam keadaan yang benar-benar tanpa orang lain, namun aku ingin melewati malam ini tanpa orang-orang yang kukenal... dan kusayang. Aku tidak mengerti apa yang salah pada diriku. Aku begitu menyenangi kesendirian. Aku senang menikmati indahnya kesunyian dalam ramainya rintik hujan, a…

Tak Ada Lagi

Tak ada lagi kamu. Iya, mungkin memang takkan pernah ada lagi. Takkan pernah ada lagi wajah jenakamu yang mampu menggangguku walau hanya terlihat dari depan pintu kelas sekalipun. Takkan pernah ada lagi kerlingan mata dan senyum asimetrismu yang selalu bisa membuat pipiku memerah ketika memandangmu dari kejauhan sekalipun. Takkan pernah ada lagi celotehan manjamu yang selalu bisa mengundang tawa disaat hatiku bergumam sendu. Takkan ada lagi. Semua seolah telah terkikis oleh waktu dan kini, lenyap. Kamu tahu, satu-satunya hal yang begitu aku harapkan saat ini adalah melihatmu berdiri tepat di depan pintu kelas kita dengan lambaian tangan dan senyum asimetris yang selalu berhasil menggodaku. Namun semua terasa begitu sulit. Bahkan, hanya untuk sekedar melihat bayanganmu pun pikiranku terasa begitu beku. Kamu akan selalu ada meski tanpa aku sadari. Ingatkah kamu, kita pernah berjanji untuk saling menjaga. Menjaga untuk tidak menyakiti, menjaga untuk tidak mengkhianati, menjaga untuk tid…

Tentang Kita

Jadi, apakah persahabatan memang merupakan hal yang nyata? Apakah ia memang benar-benar terjadi pada kedua orang yang berlawanan jenis? Aku masih belum bisa mempercayai hal itu, entah sampai kapan, entahlah. Hai, pria dengan senyum asimetris yang sering kucuri keindahannya dengan menatapmu diam-diam, hari ini tanggal 16 Desember, tanggal 16 yang keempat puluh dua. Kamu tahu, sama seperti tanggal 16 sebelumnya, aku selalu melakukan perayaan kecil, iya, sesuatu yang sangat sederhana untuk hal yang begitu istimewa. Boleh aku sedikit bercerita? Malam ini aku baru selesai membaca sebuah novel bertemakan persahabatan. Antara percaya atau tidak, aku memang masih ragu. Pikiranku meracau entah kemana, hatiku begitu terenyuh. Sosok Nata dan Niki dalam novel itu terasa begitu nyata bagiku, meskipun aku sama sekali tidak pernah merasakan apa yang mereka rasakan. Oh iya, satu hal, aku pernah merasakan keberuntungan dan keceriaan yang dirasakan oleh Niki ketika memiliki sahabat seperti Nata, layak…

Dulu

Ini bukan pertama kalinya aku duduk di bangku-bangku panjang di sudut kelas sambil memperhatikan tulisan yang lalu lalang di hadapanku. Setiap abjad yang tersusun dalam kata, lalu terangkai kembali menjadi kalimat dan entah bagaimana caranya sosokmu bisa menjadi dasar atas kalimat-kalimat itu, kamu ada dan karam dalam setiap hasil jentikan jari yang sebenarnya sangat enggan untuk aku terjemahkan lebih dalam oleh nalar. Ini bukan hal baru bagiku, duduk mematung di sebuah tempat yang terbilang cukup ramai, berjam-jam lamanya pula dan dengan bodoh membagi konsentrasi antara tulisan yang ada di hadapanku dengan ponsel yang selalu dalam keadaan stand by di dalam sakuku. Menunggu tanpa pasti kalau-kalau pesan singkatmu mampir dan bisa sedikit mengurangi resah yang telah hampir dua tahun lamanya aku rasakan dengan hangatnya perhatianmu, meskipun aku tahu itu hampir mustahil. Kekosongan dan kehampaan telah silih berganti mengganggu ketenangan hidupku semenjak hari itu, hari dimana aku merasa…

Hujan Ini Milik Kita

Ia masih saja sibuk memainkan gitarnya, berusaha melawan suara rintikan hujan yang menurutku lebih merdu. Ya, kami berdua memang memiliki banyak perbedaan tapi aku tak pernah mempermasalahkan hal itu, hanya saja mungkin perjuangan kami melawan semua perbedaan itu masih terbilang lemah sehingga kedua hati yang mulai saling menyapa harus menutup kembali segala kemungkinan untuk saling menjalin lebih dekat. Ia adalah sosok paling humoris yang pernah kukenal, bahkan terlalu humoris hingga aku begitu sulit mengartikan segala macam sikapnya. Bisa dikatakan, dunia kami berbeda, sangat berbeda. Ia sangat suka musik-musik beraliran rock dengan nada-nada keras memekakkan telinga yang seringkali kusebut dengan ‘musik dunia lain’, sementara aku begitu menyukai alunan musik-musik klasik atau pun berirama santai yang menurutku lebih membawa ketenangan. Ia juga begitu mencintai bidang olahraga terutama bulu tangkis, sementara aku lebih memilih tenggelam dalam dunia kepenulisan. Bagiku, tulisan mampu…

Pemuja Rahasia

“Lo kenapa? Aneh banget ngeliatin gue kayak gitu?”Untuk kesekian kalinya aku berhasil memergoki Kevin yang sedang memperhatikanku diam-diam.
“Eh, nggak kok nggak apa-apa. Lo... lo keliatan beda aja malam ini.” Senyum Kevin kembali menyeringai santai, meski pun aku tahu dia menjawab pertanyaanku dengan sangat gugup. “Dasar jomblo! Hahaha...” Aku tertawa geli melihat ekspresi wajah Kevin yang melongo mendengarku mengucapkan ejekan itu di tengah keramaian. Namun seperti biasa, Kevin begitu sabar menghadapi berbagai kejailanku, ia bahkan tidak pernah marah walau pun aku terus menjadikannya “sasaran”. “Yuk, Vin, kita langsung ngantri aja. Udah mulai ramai orang nih. Eh, pokoknya gue nggak mau pulang ya sebelum denger Duta nyanyi lagu Pemuja Rahasia, gue pengen liat langsung pokoknya, titik. Jadi elo janji ya nungguin gue sampai acaranya selesai, oke? ” “Ah, gila lo ya, Nad. Emangnya tuh lagu udah pasti bakal dinyanyiin Duta cs? Terus kalo mereka nggak nyiapain tuh lagu buat dibawain ntar gima…